Minggu, 17 Mei 2015

Banjir landa Pekapuran




Banjarmasin – Hujan yang mengguyur kota Banjarmasin menyebabkan di beberapa wilayah di kota ini banjir. Seperti halnya di daerah kelurahan pekapuran raya, tepatnya di rumah saya. Minggu, 17 Mei 2015.

Banjir merupakan hal biasa bagi sebagian warga di sini, setiap kali hujan yang intensitasnya cukup deras maka akan mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. Seperti yang saat ini di alami Azhar seorang warga pekapuran raya, dia mengatakan bila hujan turun deras sudah dapat di pastikan sungai pekapuran akan meluap dan akan mengakibatkan banjir, meskipun banjir tidak sampai menengelamkan rumah, hanya beberapa saja seperti dapur dan kamar mandi.

Warga mengharapkan agar pemerintah memperhatikan warga, baik dari segi lingkungan dan kesehatan tentunya. Warga menginginkan agar sungai pekapuran bisa di keruk dan di bersihkan guna tidak terjadinya luapan yang emngakibatkan banjir.

Sabtu, 16 Mei 2015

Sungai Pekapuran




Banjarmasin – sungai yang terbentang antara pekapuran laut hingga pekapuran raya ini menjadi sumber kehidupan sebagian masyarakat yang tinggal di bantaran sungan pekapuran ini. Tidak hanya itu sungai yang memiliki panjang sekitar 4 km ini bermuara di sungai Martapura menjadi lalulintas transportasi seperti kelotok. Sabtu, 16/05/2015.

Tidak di pungkiri, walaupun sebagian masyarakat sudah beralih menggunakan air ledeng yang di fasilitasi oleh pemerintah. Namun, masyarakat tetap menggunakan sungai menjadi salah satu sumber kehidupan. Kegiatan yang biasa dilakoni sebagian masyarakat adalah mencuci, mandi, buang air, dll.

Sungai yang yang membentang sepanjang kelurahan pekapuran ini, sudah pernah ditinjau oleh walikota Banjarmasin. Pemerintah ingin menjadikan sungai pekapuran menjadi satu objek wisata dan berencana diadakan pengerukan pada dasar sungai. Dan tidak hanya itu pemerintah segera Normalisasi dan peninggian Jembatan.

Kelurahan Pekapuran Raya tentunya tinggal diam menanggapi itu, kelurahan pekapuran dan masyarakat mengadakan lomba “Putik-putik Sampah Di Sungai Pekapuran”. Bertujuan diadakannya yaitu agar masyarakat sadar bahwa sungai adalah sumber kehidupan dan menjadi ikon Kota Banjarmasin yaitu kota seribu sungai.

Jumat, 15 Mei 2015

Angkatan Muda Sabilal Muhtadin Mengadakan Ruqyah Massal




Banjarmasin – angkatan muda sabilal muhtadin adalah salah satu organisasi di lingkungan mesjid yang menjadi ikon kota banjarmasin. Ruqyah massal yang pertama kali di laksanakan di kota seribu sungai ini dengan banyaknya jama’ah yang berhadir pada acara ruqyah massal. 15/05/2015.

Acara ruqyah massal ini di gagas oleh angkatan muda sabilal muhtadin, yang sebelumnya sudah dirancang acara ini oleh senior mereka yaitu bapa Musbikin. Ruqyah masaal kali ini bekerjasama dengan tim ruqyah kalimantan selatan, yang di pimpin langsung Oleh Ustadz Muhammad Zainal asli orang banua dan beberapa ustadz dari beberapa daerah diantaranya berasal dari kota malang.

Panitia acara menargetkan jama’ah yang berhadir pada acara ruqyah ini secara keseluruhan sebanyak 500 orang lebih. Melihat antusiasme jama’ah yang memadati aula mesjid raya sabilal muhtadin, apabila nanti diminta oleh jama’ah untuk kembali menyelenggarakan acara serupa yaitu ruqyah massal, ujar Junaidi panitia pelaksana ruqyah massal.

Kamis, 14 Mei 2015

Peringatan Isra dan Mi'raj di Mesjid Raya Sabilal Muhtadin



Banjarmasin - peringatan Isra dan mi'raj baginda nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh pengurus mesjid raya sabilal muhtadin, di pimpin oleh tuan guru KH. Juhdiannor serta di hadiri oleh gubernur kalimantan selatan, kamis, 14/05/2015.









Pada kesempatan ini, gubernur kalimantan selatan Bp. Rudy Arifin, menyampaikan beberapa berita gembira kepada seluruh jama'ah yang berhadir di mesjid raya sabilal muhtadin, yaitu pada hari senin yang akan datang bandara kita akan dilakukan pembangunan atau memperbesar bandara, sekira bisa langsung ke luar negri, dan insyaa Allah menjadi bandara terbesar di pulau kalimantan. Ujar Bp. Rudy arifin, gunernur kalimantan selatan.

Peringatan isra dan mi'raj, KH. Juhdiannor memberikan ceramah agama berkenaan dengan isra dan mi'raj baginda nabi Muhammad SAW. Beliau berpesan, kita sebagai manusia jangan sampai memliki sifat sombong, dan muliakanlah orang lain, jangan sampai kita menyobongkan diri kita. Di atas langit masih ada langit. Beliau juga berpesan, Nabi Muhammad SAW sudah memberikan kita sholat 5 waktu, jadi kita sebagai umat Nabi jangan sampai meninggalkan sholat 5 waktu yang Nabi ajarkan kepada umatnya.

Pengurus mesjid raya sabilal muhtadin, setiap tahunnya memperingati hari besar Islam, salah satunya peringatan Isra dan mi'raj Baginda Nabi Muhammad SAW. Panitia juga sudah menyediakan konsumsi yang akan sudah di bagikan kepada seluruh jama'ah sebelum di laksanakannya sholat maghrib.  

Rabu, 13 Mei 2015

Pemadaman Listrik Bergilir Oleh PLN


Banjarmasin – Pemadaman yang terjadi di wilayah kelurahan Pekapuran Raya, tadi malam mengakibatkan terhentinya beberapa aktifitas masyarakat. Tidak hanya itu masyarakat mengeluhkan terjadinya pemadaman listrik bergilir oleh pihak PLN. Selasa malam, 12/05/2015.

Pemadaman Listrik Oleh PLN Kalsel-teng,  di karenakan adanya perawatan mesin agar mesin tidak cepat rusak. Pihaknya sudah melayangkan surat edaran jauh-jauh hari kepada masyarakat kota Banjarmasin. Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Banjarmasin, dalam hal ini kami PLN meminta maaf apabila aktifitas masyarakat sedikit terganggu. Ujar, Kabid Humas PLN Kalsel-Teng.

Sebagian masyarakat mengeluhkan adanya pemadaman listrik oleh PLN, salah satunya Ibu Royid, beliau adalah pengusaha rumah yang mana aktifitas dilakukan di malam hari. Saya merasa dirugikan atas pemadaman listrik ini, setiap malam saya harus memproduksi sedikitnya 100 kg tepung, namun dengan adanya pemadaman listrik seperti saat ini saya Cuma bisa mempruduksi 40 hingga 60 kg saja. Pungkas Ibu Royid.

Minggu, 29 Maret 2015

Citizen Journalism


Journalistik online membawa perubahan penting dalam dunia jurnalistik, bukan saja dari sisi bentuk media dan sajian, tapi juga praktisinya atau wartawannya. Kini, berkat jurnalistik online, setiap orang bisa menjadi wartawan ( everyone can be journalist ) yang di kenal dengan konsep citizen journalism ( jurnalistik warga / jurnalisme warga ).
Citizen journalism dapat di definisikan sebagai praktik jurnalistik yang di lakukan oleh orang biasa. Kehadiran blog dan media sosial menjadikan setiap orang bisa menjadi wartawan dalam pengertian juruwarta atau menyebarkan informasi sendiri kepada publik.
Media citizen journalism bermacam-macam, mulai dari kolom komentar di situs berita hingga blog pribadi. J. D. Lasica, dalam Online Journalism mengatagorikan ke dalam enam tipe :
·         Audience participations : seperti komentar user yang di attach pada berita, blog-blog pribadi, foto, atau video footage yang di ambil dari handycam pribadi, atau berita lokal yang di tulis oleh anggota komunitas.
·         Independent News and Information Website : situs web berita atau informasi independen seperti Consumer Reports, Drudge Report yang terkenal dengan ‘’Monicagate’’-nya.
·         Full-fladged participatory news sites : situs berita partisipatoris murni atau situs kumpulan berita yang murni di buat dan di publikasikan sendiri oleh warga seperti OhmyNews, NowPublic, dan GroundReport.
·         Collaborative and contributory media sites : situs media kolaboratif seperti Slashdot, Kuro5hin, dan Newsvine.
·         Other kinds of ‘’thin media’’: bentuk lain dari media ‘’tipis’’ seperti mailing list dan newslatter e-mail.
·         Personal broadcasting sites : situs penyiaran pribadi seperti KenRadio.
Citizen journalism kian mendapat tempat ketika situs-situs berita ternama seperti Cyber Kompas dan Detik com menyediakan fasilitas blog bagi pembacanya- kompasiana dan blogdetik.
Di Indonesia, yang di sebut-sebut momentum perkembangan citizen journalism terjadi pada tahun 2004 ketika terjadi tragedi Tsunami Aceh yang di liput sendiri oleh korban. Bahkan , video yang dibuat warga saat kejadian di tayangkan oleh semua stasiun televisi.
Kalangan media kian menyediakan ruang dan waktu untuk menayangkan dan mempublikasikan berita dan informasi warga. Hingga kini, stasiun-stasiun televisi masih sering manayangkan ‘’video amatir’’ dalam pemberitaan sejumlah peristiwa.
Menurut Mark Glaser, seorang freelance journalist, seperti di muat wikipedia, ide di balik citizen journalism adalah bahwa orang tanpa pelatihan jurnalisme profesional dapat menggunakan alat-alat teknologi modern dan distribusi global dari internet untuk membuat dan menyebarkan informasi, juga mengoreksi berita yang ada di media online.
Citizen journalism turut mengembangkan ‘’media baru’’ (new media) dengan bermunculannya blog-blog pribadi yang juga bisa tampil layaknya situs berita. Terry Flew (pakar media dan komunikasi di Queensland University of Technology Brisbane Australia), menyatakan ada tiga unsur penting untuk kenagkita jurnalisme warga dan media warga : penerbitan terbuka, editing kolaboratif, dan konten terdistribusi.
Dengan kemajuan teknologi saat ini, gerakan jurnalistik warga telah menemukan ‘’kehidupan baru’’. Masyarakat biasa (bukan wartawan) dapat membuat berita dan mendistribusikannya secara global.
Citizen journalism telah melahirkan sejumlah ‘’media indi’’ (indymedia), yaitu media alternatif dan berusaha memfasilitasi masyarakat untuk dapat mempublikasikan informasi yang mereka miliki.
Jurnalistik ‘’oleh rakyat’’ (by the people) ini terus berkembang berkat fasilitas media sosial yang bermunculan, seperti web blog, ruang chatting (chat room), wiki, dan mobile computing.
Citizen journalism mengubah peran publik yang selama ini menjadi ‘’obyek berita’’ atau audiens menjadi sangat aktif layaknya wartawan profesional.
Salah satu tantangan citizen journalism adalah soal akurasi, kredibilitas, dan dan ketaatan pada kode etik jurnalistik. Karena merasa bukan wartawan. Seorang blogger misalnya dapat ‘’seenaknya’’ membuat dan menyebarkan tulisan di blognya. Lagi pula, tidak ada jaminan blogger menguasai teknik dan kode etik dalam penulisan berita.
Dari sisi citizen journalism inilah kelemahan utama jurnalistik online, yakni aspek kredibilitas di tambah akurasi terutama penulisan kata (bahasa jurnalistik). Karena terburu-buru, wartawan online kemungkinan sedikit ‘’ceroboh’’ dalam penulisan ejaan sehingga sering terjadi salah dalam penulisan kata.
Dari segi bahasa, citizen journalism ‘’tidak terikat’’ dengan kaidah bahasa, soal kata baku dan tidak baku, karena lazimnya citizen jounalism seperti blogger menggunakan bahasa tutur, slank, alias ‘’seenaknya’’.